Penulis: Irfan (@irfangforce)

Jakarta, 29 Maret 2021. Pelatih Louvre Dewa United Surabaya yaitu Andika Saputra membantah isu bahwa timnya terlalu bergantung pada sosok Jamarr Andre Johnson. Kekalahan telak dari Pelita Jaya Bakrie disebut Andika bukan semata-mata karena Jamarr absen saja.

Jamarr Andre Johnson memang tidak bermain ketika Louvre Dewa United Surabaya berhadapan dengan Pelita Jaya Bakrie, Minggu (28/3). Hilangnya Jamarr dari starting lineup begitu terasa dan membuat Louvre tidak berdaya sama sekali. Tak main-main, tim yang akrab dengan julukan buaya darat itu harus kalah telak dengan skor akhir 45-100.

Kekalahan itu lantas membuat orang-orang menilai jika Louvre terlalu bergantung pada sosok Jamarr. Akan tetapi, anggapan ini langsung ditepis oleh Andika Saputra. Ia merasa bahwa kekalahan itu bukan karena Jamarr semata, tetapi karena anak asuhnya yang juga hilang fokus pada pertengahan laga. Pada pertemuan pertama, Louvre buktinya bisa mengimbangi Pelita Jaya walaupun Jamarr sempat ditarik.

“Pada pertandingan pertama, kami bisa mengimbangi Pelita Jaya saat Jamarr ditarik. Tapi, pada pertemuan kedua ini, anak-anak ternyata hilang fokus sejak akhir kuarter kedua sampai pertandingan selesai. Jadinya ya kalah,” ucap pelatih yang akrab dengan sapaan Coach Bedu itu.

Saat ini, Coach Bedu juga menegaskan bahwa kondisi Jamarr sudah membaik. Kemungkinan besar, pemain lokal naturalisasi andalannya itu sudah dapat bermain dalam pertandingan selanjutnya.

Sumber: Ligaolahraga

Foto: Google Foto